Dalam rangka memperingati hari lahir Ibu Kita Kartini harum namanya, PG/TK Bunga Bangsa(tempatnya mas cekolah) mengadaka semacam pentas berani tampil di panggung untuk anak didiknya.
Syaratnya sih sangat mudah, yaitu memakai pakaian yg menunjukkan profesi seseorang. Setelah di telaah, ditimbang, di teliti dari sudut sejarah keluarga, pilihan baju untuk mas adalah pakaian beskap komplit sama wayang dan keris kecil, alias mas hafiz akan naik ke panggung dengan berprofesi sebagai pak dalang.
eng..ing..eng, properti di impor khusus dari purwodadi dengan suplier resmi “Rias Penganten Fitra”, via pesawat cargo “espass 97″ dan hari H pun tiba. Dengan berkendaraan mio, berangkatlah pak dalang cilik “kiii hafizhan ridho ” ke sekolah dengan di anter kiii harits ndut, adek tersayang dan nyai ika, mantan pacarku. Dapat urutan 03, urutan yg stategis pikirku–kenapa??–karena sebelum naik panggung, “kiii hafizhan ridho “udah punya 2 contoh temen2nya yg naik panggung, minder pun bisa ilang, berganti dgn keberanian.
shooow time…..
Piala bukanlah segalanya, tapi nilai adalah penting, yg paling penting adalah effort untuk meraih nilai itu. Semoga jadi anak yg berprestasi, membanggakan keluarga, negara, dan agama. Anakku lanang loro sing bagus dhewe, mugo-mugo mulyo uripe, kasarasan lair batine, bener islame, jembar dalan pangane, dadi kebanggaan keluargane, berprestasi marang negarane, and pinter ngegol ke. Amiiiinnnn.
AW.


















selamat ya buat dua jagoanku….tetep semangat ya,kejar cita-cita kalian.ibu akan selalu mendampingimu di kala senang dan sedih…ok???? makasih juga buat yank uti yang selalu mendukung membawakan kostum buat mas.
tak kiro… diajari ndalang tenan…
:D
wahh., lucu.,