Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Renungan’ Category

renungan“Apa yang kita dapatkan hari ini adalah hasil usaha kita di masa lalu. Jika kita ingin hasil yang lebih baik di masa depan, maka mulai detik ini kita harus berusaha sekuat tenaga, dan juga membuka mata, telinga, dan pikiran untuk menangkap peluang berharga yang tidak akan kita temukan dua kali. Jangan takut gagal, karena orang yang tidak pernah gagal adalah orang yang tidak pernah berani mencoba”.

Sedangkan orang sukses adalah orang yang berani mencoba. Satu Keputusan bijak akan mewujudkan keinginan dan merubah hidup anda. Kita dilahirkan bukan sebagai orang yang kalah, (lebih…)

Read Full Post »

IMG_3248

“le, iki sanguku sakdurunge kowe budhal mbangun urip.

“Anak lanang itu punya tanggung jawab yang sangat besar. “Minimal, kowe mengko dadi pemimpin bagi keluargamu, kemana arah dan langkah awakmu dan semua orang yang kamu pimpin pastilah nanti dimintai pertanggungjawaban”, ora ning ndonya, ora ning akherat”.

“Dadi welingku marang kowe, “selalu ileng sholat, di jaga kesehatannya, selalu pinter nyukuri apapun keadaan. Kata Ibuku lagi: “wong kang kulino tangi esuk luwih padhang dalan rejekine”, “Kalo kuat, di usahakan puasa senin-kamis dan sholat tahajud”, “setelah itu serahkan semua pada Allah, pasti uripmu bakal mulyo”.

Buat nafkahmu dan anak istrimu dimana saja, kamu harus bisa “rumangsa handarbeni” (merasa memiliki) , setelahnya harus bisa “rumangsa hangkrungkebi” (setelah merasa memiliki, harus bisa melindungi), dan “Mulat Saliro Hangroso Wani( kalau sudah jadi orang yang berhasil, jangan lupa diri, ingat akan fitrah manusia, selalu mawas diri dan instropeksi).

tambahnya lagi, “prinsip urip iku mung paribasan “sapa seng nandur bakal ngunduh” siapa yang menanam pasti akan memetik hasilnya.

duh, ibuk pangapuronipun kulo dereng saged ngejibahi sedhaya wejanganipun panjenengan. Mugi ibu tansah wonten rahmat gusti Allah, pinaringan sehat lahir, sehat batin, lan pinaringan sorga al firdaus, amin ya Allah.

Read Full Post »

Pitutur wong tuwo

img_3214

Bocah Bagus Anakku Lanang,

Ojo Wedi,… Golék-o Pepadhangé Dalan,

Ora Kendhat Anggonku Ngengudhang,

Duh Bocah Bagus Anakku Lanang.

Wong Tuwamu Dudu Raja,

img_3459

Sing Dak Wariské Dudu Bandha Dunya,

Sangumu Mung Isi Pitutur,

Muga Dadi Titah Kang Luhur.

Anak Lanang Bagusing Ati,

Ojo Lali Anggonmu Memuji,

Marang Gusti Kang Murbéng Dumadi,

Mugo Dadi Padhangé Ati.

Urip Ing Dunyo Iku Sedhélo,

Urip Ing Kono Koyo Samudro,

Mulo Nggér…., Ojo Wegah Podho Tetanén,

Ing Kono Mbesuk-é Bakal Panén.

Bocah Bagus Anakku Lanang,

Ojo Nganti Ninggal Piwulang,

Mumpung Jembar Golék-o Pepadhang,

Ojo Jirih Ing Pepalang.

Sejatiné Ora Ono Opo-Opo…..,img_3127

Sejatiné Jagad awujud Suwung,

Ora Warno Lan Ora Rupo,

Sing Ono Mung Awang-Uwung.

Akéhing Bandha Dudu Ukuran,

Drajat Lan Pangkat Dudu Takeran,

Lan Pepujané Rasa Dudu Anak,

Pagering Jiwo Dudu Sanak.

Wong Tuwamu Dudu Dewo,

Ora Wenang Nulis Garisé Manungso,

Sangumu Mung Isi Pitutur,

Mugo Dadi Titah Kang Luhur.


Read Full Post »

Ada seorang pemuda yang lama sekolah di luar negeri, kembali ke tanah air.
Sesampainya di rumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang guru agama, kiyai atau siapa saja yang bisa menjawab 3 pertanyaannya.
Akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut, seorang kiai.

Pemuda : Anda siapa Dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?
Kiyai : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab
pertanyaan anda.

Pemuda : Anda yakin? Sedangkan Profesor dan ramai orang yang pintar
tidak mampu menjawab pertanyaan saya.
Kiyai : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.

Pemuda : Saya ada 3 pertanyaan:
1.Kalau memang Tuhan itu ada,tunjukan wujud Tuhan kepada saya
2.Apakah yang dinamakan takdir
3.Kalau syaitan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang
dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat syaitan. Sebab mereka memiliki
unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?

Tiba-tiba kyai tersebut menampar pipi pemuda tadi dengan keras. (lebih…)

Read Full Post »

Hastha Brata

Twayangulisan ini aku dapet dari sebuah koran (kalo gak salah Lampung Pos), waktu di Bandara Radin Inten II sambil nunggu pesawat menuju Jakarta sekitar bulan Februari/Maret jam ba’da magrib…sambil nunggu, aku salin tulisan ke HP.

Hastha Brata adalah Sifat-sifat pemimpin yg bersumber dari filsafat jawa:
1. Hameging Kisma : Kaya raya tapi dermawan
2. Hambeging Tirta : Rendah hati
3. Hambeging Samirono: Teliti/peka terhadap nasib rakyat (lebih…)

Read Full Post »

Berdialoglah Tuhan dengan Haji Saleh, seorang Indonesia yang hanya beribadah dan beribadah

“…kenapa engkau biarkan dirimu melarat, hingga anak cucumu teraniaya semua. Sedang harta bendamu kau biarkan orang yana mengambilnya untuk anak cucu mereka. Dan engkau lebih suka berkelahi antara kamu sendiri, saling menipu, saling memeras. Aku beri kau negeri yang kaya raya, tapi kau malas. Kau lebih suka beribadat saja, karena beribadat tidak mengeluarkan peluh, tidak membanting tulang. Sedang aku menyuruh engkau semuanya beramal disamping beribadat. Bagaimana engkau bisa beramal kalau engkau miskin. Engkau kira aku ini suka pujian, mabuk disembah saja, hingga kerjamu lain tidak memuji-muji dan menyembahku saja. Tidak…”
dikutip dari Cerpen “Robohnya Surau Kami” AA Navis.

Read Full Post »